PARTAI PERSATUAN INDONESIA
PROFIL PARTAI
 
NOMOR URUT
9
TANGGAL BERDIRI
2018-03-07
KANTOR PUSAT
Jakarta
KETUA UMUM

Hary Tanoesoedibjo

SEKERTARIS JENDRAL

Ahmad Rofiq

KETUA FRAKSI
IDEOLOGI
Pancasila
KURSI DPR
SEJARAH

Partai Persatuan Indonesia atau biasa disingkat Partai Perindo adalah sebuah partai politik di Indonesia. Partai ini didirikan oleh Hary Tanoesoedibjo, pengusaha dan pemilik MNC Group, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang media. Perindo di deklarasikan pada 7 Februari 2015 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta. Pada acara deklarasi tersebut, dihadiri oleh beberapa petinggi Koalisi Merah Putih (KMP), seperti Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta, dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz. Selain itu juga hadir Wiranto, Ketua Umum Hanura. Awalnya Perindo adalah ormas yang baru dideklarasikan pada 24 Februari 2013 di Istora Senayan, Jakarta.

Kepengurusan DPP Perindo

    Ketua Umum : Hary Tanoesoedibjo
    Ketua Bidang Organisasi : Syafril Nasution
    Ketua Bidang Kader, Anggota, dan Saksi : Armyn Gultom
    Ketua Bidang Litbang dan IT : Sururi Alfaruq
    Ketua Bidang Media dan Komunikasi Massa : Arya Mahendra Sinulingga
    Ketua Bidang UMKM dan Koperasi : A. Wishnu Handoyono
    Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik : Mohammad Yamin Tawary
    Ketua Bidang Perekonomian : Susy Meilina
    Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan : Hendrik Luntungan
    Ketua Bidang Perempuan dan Anak : Ratih Purnamasari Gunaevy
    Ketua Bidang Pemuda Pemilih Pemula, Pemuda, dan Olahraga : Anna Luthfie
    Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan : Budiyanto Darmastono
    Ketua Bidang Keagamaan : Abdul Khaliq Ahmad
    Ketua Bidang Hukum dan HAM : Christophorus Taufik
    Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri : Wibowo Hadiwardoyo
    Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga : R. Fathor Rahman
    Ketua Bidang Perburuhan dan Ketenagakerjaan : Wina Armada Sukardi
    Ketua Bidang Energi dan SDA : Carol Daniel Kadang
    Sekretaris Jenderal : Ahmad Rofiq
    Bendahara Umum : Henry Suparman